Konsultasikan Cincin Impianmu!

Bagi pasangan pengantin baru, mengurus administrasi serta dokumen-dokumen setelah menikah sangatlah penting, terutama dalam memulai rumah tangga. Walaupun terlihat sepele, mengurus hal-hal ini adalah satu tahap yang penting, bahkan harus dilakukan sesegera mungkin. Jangan sampai kamu terlambat mengurus kartu identitas serta surat-surat penting yang nantinya akan mempersulit aktivitas kamu.

Lalu dokumen administrasi apa saja yang perlu diurus setelah menikah? Simak ini sampai habis ya Winners!

  1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)

Kartu identitas adalah hal pertama yang perlu kamu urus, karena akan dibutuhkan dalam mengurus surat-surat lainnya. KTP atau E-KTP kamu nantinya akan dicetak ulang untuk mengganti status perkawinan dan alamat jika kamu pindah ke domisili baru bersama dengan pasangan kamu.

  • Fotokopi Surat Nikah/ Akta Nikah
  • Surat Keterangan Pindah (jika kamu ingin pindah alamat KTP) atau Surat Keterangan Perubahan KTP.
  • Fotokopi KK lama.
  • Fotokopi KTP suami dan istri
  • Pas foto 3 x 4 (lahir di tahun ganjil latarnya biru, tahun genap latarnya merah).

2. Kartu Keluarga (KK)

KK baru akan kamu perlukan untuk membuat akta kelahiran anakmu nanti. Seperti yang kita tahu, akta kelahiran anak zaman sekarang harus langsung diurus, kalau terlambat kamu harus mengurusnya sampai sidang di pengadilan lho!

  • Surat pengantar dari RT/RW
  • Fotokopi Surat Nikah/ Akta Nikah
  • Fotokopi KK lama
  • Fotokopi KTP
  • Surat Keterangan Pindah Datang (bagi yang pindah)
  • Pas foto 4 x 6

3. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

Bagi pasangan yang baru menikah, menggabungkan NPWP istri ke NPWP suami menjadi hal yang patut dipertimbangkan. Dengan menggabungkan NPWP, kamu dapat mempermudah proses pembayaran pajak yang harus dilakukan setiap tahunnya. Selain itu, agar jumlah pajak yang kalian bayar bisa lebih murah. Ini sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 122/PMK.010/2015 tentang Penyesuaian Besarnya Penghasilan Tidak Kena Pajak. Selisihnya sekitar Rp. 3.000.000,- lho, lumayan banget!

  • Fotokopi Surat Nikah/ Akta Nikah
  • Surat pernyataan tidak membuat perjanjian pemisahan harta dan penghasilan, atau surat pernyataan tidak ingin melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban perpajakan terpisah dengan suami.

” Baca juga Rawat Cincin Nikah Dengan Cara Ini Agar Terlihat Baru

4. BPJS Kesehatan

Sebagai warga negara yang taat prosedur kamu harus meng-update data kamu di BPJS Kesehatan. Hal ini karena kamu sudah memiliki KTP dan KK baru yang sudah kamu urus sebelumnya. BPJS Kesehatan ini akan sangat berguna saat kamu bersalin atau melahirkan anakmu nanti. Caranya cukup datang ke kantor cabang BPJS Kesehatan dengan membawa fotokopi surat nikah dan pas foto terbaru saja loh!

5. Pergantian Nama

Bagi para istri yang ingin mencantumkan nama keluarga suami di belakang nama pribadi, akan lebih baik jika kamu mengurusnya sebelum melakukan perubahan status dan alamat di KTP. Kamu harus datang ke pengadilan negeri setempat sambil membawa dokumen-dokumen berikut:

  • Penetapan Pengadilan Negeri mengenai pergantian nama
  • Akta kelahiran dari catatan sipil
  • Surat Nikah/ Akta Nikah
  • KK
  • KTP

Setelah mengganti nama, jangan lupa perbaharui nama kamu di tanda pengenal lain seperti KTP, NPWP, BPJS, SIM, KK, Bank, Paspor serta Ijazah kamu. Nah itu merupakan administrasi penting yang diurus setelah menikah ya Winners.