Apakah Cincin Nikah Harus Emas? Tradisi & Alternatifnya

Saat bicara soal pernikahan, salah satu hal yang paling sering jadi sorotan adalah cincin nikah. Banyak orang bertanya, apakah cincin nikah harus emas atau ada pilihan lain yang bisa dipertimbangkan.

Pertanyaan “apakah cincin nikah harus emas” ini wajar sebab di Indonesia, cincin emas sering dianggap sebagai simbol utama ikatan suci. Namun, kenyataannya ada banyak faktor yang memengaruhi pilihan, mulai dari agama, tradisi, hingga selera pribadi.

Apakah Cincin Nikah Harus Emas?

Apakah Cincin Nikah Harus Emas

Secara tradisi, bahan emas memang sering menjadi cincin nikah. Hal ini sebab emas punya makna kemewahan, nilai unggul, serta ketahanan yang membuatnya terasa istimewa.

Banyak pasangan memilih emas karena selain indah, logam ini juga tahan lama serta mudah dibentuk. Keunggulan inilah yang menjadikan cincin emas tetap populer hingga sekarang.

Namun, ada juga keterbatasan dari cincin emas. Salah satunya adalah harga yang cukup tinggi, terutama buat cincin nikah emas 24 karat. Selain itu, desain cincin emas juga mudah tergores jika kamu pakai setiap hari.

Apalagi cincin nikah untuk laki laki dalam Islam harus selain emas. Karena cincin emas bisa menghilangkan kesan kejantanan serta kharisma seorang pria. Sehingga cincin nikah untuk pria muslim sebaiknya dari logam lain seperti perak atau palladium. 

Meski begitu, wanita muslim tetap boleh memakai cincin emas. Hal ini yang membuat banyak pasangan akhirnya memilih emas hanya buat pihak perempuan. Dengan begitu, aturan tetap terjaga tanpa mengurangi makna cincin nikah.

Di Indonesia sendiri, banyak keluarga menganggap emas sebagai standar yang melambangkan kekayaan, kemakmuran, serta cinta pasangan. Bahkan para orang tua merasa cincin emas lebih pantas menjadi simbol keseriusan pernikahan.

Tidak heran jika muncul kesan seakan-akan cincin nikah wajib emas. Padahal, kamu sebenarnya punya banyak alternatif lain yang tidak kalah bermakna. 

Jadi, jawaban dari “apakah cincin nikah harus emas” adalah tidak harus emas. Tradisi maupun kepercayaan memang berperan, tetapi pilihan kembali pada kesepakatan bersama pasangan.

Alternatif Cincin Nikah Selain Emas

Cincin nikah perak

Sudah terjawab “apakah cincin nikah harus emas”, yaitu tidak harus emas.

Kalau emas bukan opsi terbaik, lalu harus pakai cincin nikah bahan apa?

Kamu dapat mempertimbangkan beberapa alternatif bahan cincin nikah lain. Masing-masing bahan tentu punya keunggulan sekaligus karakter yang berbeda. 

Berikut lima alternatif cincin nikah selain emas yang populer serta bisa kamu pilih.

1. Perak

Cincin nikah perak sudah lama menjadi alternatif populer. Harganya lebih terjangkau daripada emas, sehingga cocok buat pasangan dengan bujet terbatas.

Selain itu, perak juga halal buat pria muslim. Jadi, kamu tidak perlu khawatir soal aturan agama saat memilih cincin berbahan ini.

Sayangnya, bahan perak mudah kusam jika kamu tidak merawatnya dengan baik. Namun, dengan perawatan rutin, cincin perak tetap bisa tampil indah sekaligus elegan.

2. Palladium 

Selanjutnya ada bahan palladium yang mulai naik daun dalam beberapa tahun terakhir. Logam ini ringan, modern, serta sangat cocok buat desain cincin nikah minimalis.

Banyak pria muslim memilih palladium karena sifatnya halal serta tampilannya mirip emas putih. Jadi, tetap terlihat elegan tanpa melanggar aturan agama.

Keunggulan lain palladium adalah tahan karat. Jadi, kamu tetap bisa memakai cincin ini buat kegiatan sehari-hari tanpa khawatir rusak.

3. Platinum

Platinum atau platina merupakan logam mulia dengan nilai tinggi. Bahan ini terkenal awet, kuat, serta cocok buat simbol ikatan seumur hidup.

Harganya memang lebih mahal daripada emas, tapi kualitasnya sebanding. Platinum juga jarang menimbulkan alergi, sehingga aman buat kulit sensitif.

Bagi pasangan yang ingin cincin eksklusif, platinum bisa jadi opsi utama. Apalagi nilainya cenderung stabil sebagai aset jangka panjang.

4. Titanium

Titanium terkenal sebagai logam yang kuat sekaligus ringan. Tampilannya yang maskulin membuat cincin ini populer, terutama dalam kalangan pria.

Selain tahan gores, titanium juga nyaman dipakai seharian. Bahkan kamu tidak perlu khawatir cincin akan mudah rusak atau berubah warna.

Dengan harga yang masih relatif terjangkau, titanium bisa menjadi opsi modern serta praktis buat cincin nikah. Logam ini memberi keseimbangan antara gaya, kekuatan, serta kenyamanan tanpa harus menguras budget.

5. Batu Mulia

Selain logam, cincin nikah juga bisa dihiasi batu mulia. Salah satu yang populer adalah cincin blue sapphire dengan warna biru elegan.

Batu safir ini melambangkan kesetiaan serta keabadian, sehingga cocok buat kamu jadikan sebagai simbol pernikahan. Warna birunya juga memberi kesan tenang sekaligus berkelas.

Kamu bisa memilih cincin custom dengan kombinasi batu mulia ini dengan logam lain. Dengan begitu, cincin akan terasa lebih personal serta unik.

Setelah membaca penjelasan tersebut, kamu tentu sudah bisa menjawab pertanyaan apakah cincin nikah harus emas.

Jawaban dari pertanyaan “apakah cincin nikah harus emas” adalah tidak wajib. Cincin emas memang populer, tetapi bukan satu-satunya pilihan.

Banyak alternatif lain seperti perak, palladium, platinum, titanium, hingga cincin dengan batu mulia. Semua kembali pada keperluan, keyakinan, serta selera kamu dengan pasangan.

Jika kamu sudah punya pilihan bahan yang tepat dengan desain custom, Winata Jewelry siap membantu mewujudkannya. Kak Win akan bantu kamu mendesain cincin lamaran, nikah, atau anniversary sesuai desain impianmu. Tunggu apa lagi? Hubungi Winata Jewelry sekarang juga!