Pernahkah kamu penasaran dengan cincin termahal di dunia? Harga fantastisnya kerap membuat orang bertanya-tanya, siapa kira-kira pemiliknya, ya? Ada yang membuat mata terbelalak semata-mata karena jumlah karatnya, ada pula yang semakin istimewa lantaran terbalut kisah menarik di baliknya.
Kali ini Kak Win tidak hanya ulas cincin tercantik di dunia, tapi juga akan memperkenalkan satu per satu cincin paling mahal di dunia yang sarat cerita. Ini dia 10 nama cincin termahal di dunia!
1. Pink Star

The Pink Star, yang dilelang di Sotheby’s Hong Kong pada 2017 dengan harga sekitar $71,2 juta (sekitar Rp1,19 triliun), jelas termasuk salah satu cincin yang termahal di dunia.
Berlian seberat 59,60 karat ini memukau dengan warna “Fancy Vivid Pink” dan kejernihan “Internally Flawless”, di mana keduanya merupakan kombinasi yang langka tak tertandingi.
Bukan sekadar batu besar dan cantik, Pink Star adalah karya seni yang lahir dari kesempurnaan alam dan keahlian manusia dalam memolesnya. Faktanya, Fancy Vivid Pink adalah warna berlian paling intens dan langka, sementara Internally Flawless berarti hampir tidak ada cacat internal.
2. Oppenheimer Blue

Merupakan berlian biru yang menakjubkan, Oppenheimer Blue berhasil dilelang di Christie’s Geneva pada 2016 dengan harga sekitar $57,5 juta (sekitar Rp959 miliar).
Beratnya yang mencapai 14,62 karat dengan warna “Fancy Vivid Blue” sudah membuat batu paling mahal ini langka, apalagi dengan nama Sir Phillip Oppenheimer yang melekat padanya, turut menambah statusnya hingga menjadi legenda berlian baru.
Ketika berada di genggaman, kedalaman warna dan kejernihannya akan membuat kamu sepenuhnya mengerti nilai serta daya tariknya.
3. Blue Moon of Josephine

Blue Moon of Josephine adalah merek cincin mahal lainnya yang juga telah melampaui statusnya sebagai batu permata biasa karena memuat makna cinta dan keluarga.
Dilelang di Sotheby’s Geneva pada 2015 dengan harga sekitar $48,4 juta (sekitar Rp810 miliar), berlian 12,03 karat ini juga berwarna Fancy Vivid Blue dengan potongan cushion. Pantas cahaya dan warnanya benar-benar hidup.
Fakta bahwa Joseph Lau, seorang taipan Hong Kong, membelinya untuk putrinya Josephine, semakin memberikan nilai lebih dari sekadar harga.
4. Graff Pink

Graff Pink adalah mahakarya lainnya dalam dunia berlian. Pada 2010, cincin ini dilelang di Sotheby’s Geneva dengan harga sekitar $46,2 juta (sekitar Rp773 miliar). Graff Pink menampilkan berlian 24,78 karat “Fancy Intense Pink” yang spektakuler, baik dari segi ukuran dan warna.
Setelah menjadi milik Laurence Graff, cincin ini mendapat penyempurnaan melalui setting dan polishing oleh profesional. Sementara itu, keistimewaannya ada pada harmoni antara teknik pemolesan dan warna, di mana sedikit perubahan kecil pada sudut atau kilau bisa memengaruhi pantulan cahaya dan intensitas warnanya.
Menariknya, Graff sendiri mengawasi setting dan polishing itu demi tercapainya kesempurnaan yang hakiki.
5. Pink Legacy

Sementara itu, Pink Legacy kerap dianggap sebagai simbol kesempurnaan dalam dunia berlian. Pada 2018, cincin ini dilelang di Christie’s seharga sekitar $50 juta (sekitar Rp836 miliar). Cincin ini menonjolkan berlian 18,96 karat Fancy Vivid Pink dengan grade VS1 yang langka.
Kombinasi karat, saturasi warna, dan kejernihan yang seimbang membuatnya tampak seperti karya seni begitu mata memandang. Begitu memukau hingga langsung terasa istimewa, dengan dimensi keindahan yang tidak bisa sepenuhnya tertangkap kamera.
6. Princie Diamond

Dari namanya saja cincin yang satu ini sudah terdengar istimewa, bukan? Berlian merah jambu seberat 34,65 karat ini bukan sembarang cincin besar. Asalnya dari tambang Golconda di India, tergolong sangat langka, dan dulunya adalah milik bangsawan India.
Pada 2013, Princie Diamond dilelang di Christie’s dengan harga $39,3 juta (sekitar Rp658 miliar). Tak heran jika harganya bukan hanya soal mahal semata. Sejujurnya cincin ini harus dirasakan langsung, bukan hanya dilihat.
Warna, ukuran, kelangkaan, dan cerita sejarah yang menyertainya menciptakan kesan yang begitu mengagumkan.
7. Blue Belle of Asia

Melihat warnanya saja sudah jelas mengapa cincin ini memperoleh nama “Blue Belle of Asia”. Blue Belle of Asia, safir biru dari Colombo dengan berat 392,52 karat, mencetak sejarah pada 2014 di Christie’s Geneva sebagai perhiasan safir termahal yang pernah dilelang.
Kala itu, harga cincin termahal di dunia ini mencapai $17,3 juta (sekitar Rp289 miliar). Sayangnya, pemiliknya hanya tercatat sebagai “kolektor pribadi”. Pihak lelang pun tidak mempublikasikan namanya secara spesifik.
8. Winston Blue

Winston Blue adalah berlian biru 13,22 karat Fancy Vivid Blue yang tak bercela. Sebelum pelelangan, namanya hanya “The Blue”. Pada 2014, cincin ini dilelang di Christie’s Geneva dari pemilik anonim seharga sekitar $23,8 juta (sekitar Rp398 miliar). Harga ini mencatat rekor harga per karat tertinggi untuk berlian biru kala itu.
Setelah itu, salah satu brand cincin termahal di dunia yang berada di bawah Swatch Group, Swiss, bernama Harry Winston membeli cincin ini. Winston Blue pun menjadi bagian dari koleksi legendaris “Collection”.
Punggawa brand perhiasan ini juga dengan bangga mengumumkan bahwa kepemilikan atas cincin itu merupakan sebuah kebanggaan tersendiri.
9. Aurora Green

Cincin Aurora Green sendiri punya berlian 5,03 karat dengan warna Fancy Vivid Green, kejernihan VS2, dan potongan “cut-cornered rectangular modified brilliant”. Batu ini mulai mencuri perhatian dunia pada 2016 ketika tergabung dalam pelelangan Christie’s Hong Kong.
Cincin ini laku sekitar $16,8 juta (sekitar Rp281 miliar) dan memecahkan rekor sebagai berlian hijau termahal sekaligus dengan harga per karat tertinggi. Tak hanya itu, Aurora Green juga mendapat julukan “standar baru berlian hijau” karena kombinasi warna, berat karat, dan kelangkaannya yang jarang ada.
10. Pink Promise

Pada 2017, Pink Promise terjual di Christie’s Hong Kong sekitar $31,86 juta (kira-kira Rp), setara dengan $2,13 juta (sekitar Rp532 miliar) per karat. Harga ini hampir menyamai rekor dunia untuk berlian pink di atas 10 karat.
Batu ini awalnya merupakan milik Stephen Silver, dealer dan penilai berlian dari Silicon Valley, dalam kondisi 16,10 karat berwarna Fancy Intense Pink. Silver percaya warnanya bisa lebih hidup. Karena itu, ia memutuskan untuk melakukan re-cut.
Setelah tiga tahun, berat berlian berkurang menjadi 14,93 karat, tetapi warnanya naik kelas menjadi Fancy Vivid. Silver menyebut pekerjaan ini sebagai simbol mengasah potensi. Karena itu, namanya pun bermakna “Promise”.
Melihat deretan cincin termahal di dunia seperti ini, jelas terlihat bahwa harga semata sebetulnya tidak cukup untuk menilai sebuah berlian. Setiap cincin menyimpan cerita dan teknologi yang saling terkait, maka sulit sepenuhnya menghargai masing-masing perhiasan dengan mata saja.
Ingin mengenakan cincin berlian yang eksklusif milik kamu sendiri, dengan desain buatanmu sendiri juga?
Semua itu bisa terwujud di Winata Jewelry! Reservasi konsultasi pembuatan gratis, langsung dari rumah.

