Hukum laki-laki memakai cincin emas kerap memunculkan kebingungan, lebih-lebih lagi bagi calon pengantin yang belum paham tentang aturan syariat. Bolehkah memakai cincin kawin emas? Bagaimana dengan white gold?
Kali ini Kak Win akan kupas jawabannya secara ringkas sekaligus memberi solusi yang pas.
Larangan Emas untuk Laki-Laki dalam Islam

Dalam pembahasan fiqh (فقه, atau hukum Islam), pertanyaan “apa hukum laki-laki memakai cincin emas” dapat dijawab dengan merujuk pada dalil-dalil yang sangat tegas yang disampaikan Rasulullah SAW. Dalam hadis riwayat Muslim disebutkan:
“Emas dan sutra dihalalkan bagi perempuan dari umatku, dan diharamkan bagi laki-laki.” (HR. Muslim)
Kemudian, larangan ini ditegaskan kembali melalui kisah ketika Nabi SAW melihat seorang laki-laki memakai cincin emas. Nabi SAW pun melepas cincin itu dari tangannya dan bersabda:
“Salah seorang dari kalian dengan sengaja mengambil bara api lalu meletakkannya di tangan.” (HR. Abu Dawud, An-Nasa’i)
Sementara itu, kesepakatan ulama empat mazhab (Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hambali) menyatakan bahwa emas haram bagi pria untuk perhiasan, baik cincin maupun bentuk lainnya.
Penjelasan segenap utama menekankan bahwa ketentuan ini bukan semata-mata tradisi Arab, melainkan bagian dari syariat yang membawa hikmah. Hikmah tersebut salah satunya menjaga kesederhanaan dan identitas maskulinitas, di samping untuk membedakan karakter perhiasan antara pria dan wanita.
Karena itu, ulama selalu merujuk prinsip ini ketika menjelaskan hukum laki-laki memakai cincin emas perhiasan di era sekarang.
Bagaimana dengan White Gold dan Rose Gold?

Lalu, bagaimana dengan hukum memakai cincin emas putih bagi laki-laki, begitu pula hukum memakai cincin emas rose gold?
Walau terlihat berbeda, white gold dan rose gold masih termasuk dalam jenis emas. Alasannya, kedua logam ini berbahan dasar emas yang kemudian mendapat tambahan logam lain (seperti paladium, nikel, atau tembaga) guna menghasilkan warna putih atau kemerahan.
Maka dari itu, status hukum white gold dan rose gold tidak berbeda dengan emas biasa, yaitu haram untuk pria. Menariknya, kesalahpahaman ini kerap terjadi akibat orang melihat sekadar penampilan luarnya, bukan pada komposisi bahan.
Padahal dalam fiqh, penetapan hukum selalu mengikuti zat asalnya. Artinya, apabila suatu benda berasal dari bahan yang haram, maka status hukumnya tetap haram sekalipun telah mengalami perubahan wujud atau penampilan.
Apa Bahan Cincin yang Diperbolehkan untuk Pria?

Menurut fiqh, segala logam selain emas bukan objek larangan, maka pria boleh memilih berbagai jenis cincin yang halal. Karena itu, sewaktu meninjau hukum laki-laki memakai cincin emas dalam Islam, daftar bahan berikut menjadi rujukan aman:
- Perak: Dicontohkan langsung oleh Rasulullah saw; warnanya netral dan bobotnya ringan.
- Platinum: Kuat, mewah, tahan gores, dan tahan tarnish (tidak mudah kusam atau berubah warna).
- Paladium: Lebih enteng dari platinum, hipoalergenik (sangat jarang menyebabkan reaksi alergi), dan tahan tarnish.
- Titanium: Ringan, modern, awet, dan tahan korosi.
- Tungsten: Keras, kokoh, dan memberi kesan maskulin.
- Stainless Steel: Terjangkau, awet, dan elegan.
Nah, adanya banyak alternatif ini memungkinkan pria mengenakan cincin stylish dan nyaman yang sesuai syariat, meski tidak berbahan emas.
Bagaimana Solusi bagi Pasangan yang Ingin Cincin Couple?

Tak sedikit pasangan yang mendambakan cincin pernikahan dengan gaya serasi. Sayangnya, tak sedikit pula yang belum menyadari bahwa keseragaman visual tetap bisa tercipta walau tidak menggunakan bahan yang sama.
Desain matching dapat terwujud dengan mudah. Caranya, wanita memakai emas sementara pria memakai bahan halal menurut syariat, dengan gaya dan detail yang identik. Pendekatan ini sudah umum di dunia perhiasan dan menjadi solusi terbaik bagi pasangan Muslim.
Salah satu tips membeli emas adalah menggunakan layanan kustomisasi perhiasan.
Winata Jewelry menyediakan layanan custom yang memungkinkan pasangan Muslim memilih kombinasi berikut:
- Wanita: Emas kuning, emas putih, atau rose gold
- Pria: Platinum, paladium, titanium, tungsten, atau perak
Kamu bisa menyesuaikan desainnya agar tampak serasi dan elegan, tetapi tidak melanggar hukum laki-laki memakai cincin emas. Bagi kamu yang mencari inspirasi desain atau tips membeli cincin emas, langsung saja berkonsultasi dengan tim Winata Jewelry.

