Logam Mulia, Mahar Pernikahan Zaman Now yang Kekinian

Mahar logam mulia kerap memicu rasa penasaran. Pasalnya, apakah mahar semacam ini sah digunakan dalam pernikahan? Dengan bergesernya preferensi pasangan modern yang mencari mahar penuh makna tetapi fungsional serta bernilai investasi tinggi, pilihan ini makin populer.

Kali ini Kak Win akan bahas hukum logam mulia buat mahar dan trennya. Ada juga tips aman beli mahar logam mulia yang layak kamu pertimbangkan.

Apa Itu Mahar dan Fungsinya?

Apa Itu Mahar

Mahar adalah pemberian wajib dari mempelai laki-laki kepada mempelai perempuan sebagai bagian penting dari akad nikah.

Secara simbolis, mahar mencerminkan komitmen dan penghormatan terhadap pasangan. Adapun secara praktis, mahar menjadi bentuk dukungan finansial awal bagi mempelai perempuan.

Sejak dahulu hingga sekarang, bentuk mahar sangat beragam, mulai dari uang tunai, perhiasan emas, aksesori, hingga barang tertentu yang mengandung nilai sentimental maupun ekonomis.

Apakah Boleh Mahar Logam Mulia?

Apakah Boleh Mahar Logam Mulia

Pertanyaan tentang boleh tidaknya menggunakan emas batangan atau bentuk serupa sebagai mahar cukup banyak ditanyakan di kalangan calon pengantin. Jawabannya adalah boleh sepenuhnya, karena jenis aset ini termasuk harta bernilai dan sah diberikan dalam akad.

Dalam tradisi maupun pandangan ulama, mahar tidak dibatasi pada bentuk tertentu selama bernilai jelas, diberikan dengan penuh keikhlasan, dan diterima dengan rela. Itu sebabnya penggunaan emas murni, mulai dari 1 gram, 5 gram, hingga 10 gram, sudah menjadi praktik luas di masyarakat.

Tak jarang, ada pula pasangan yang memilih kombinasi unik seperti cincin emas 1 suku untuk melengkapi nilai simbolisnya.

Selain disukai karena nilainya stabil, bentuk mahar ini juga mudah disesuaikan dengan kondisi keuangan pasangan. Lantaran tidak ada larangan agama maupun tradisi, tak heran jika makin banyak calon pengantin memilih jenis mahar seperti ini.

Kenapa Logam Mulia jadi Tren Mahar Kekinian?

Desain Mahar Logam Mulia

Tren penggunaan logam mulia sebagai mahar terus meningkat belakangan ini. 

Berikut beberapa alasannya:

  • Nilainya Relatif Stabil: Emas murni adalah aset jangka panjang yang cocok untuk pasangan muda yang ingin mahar sekaligus investasi perhiasan emas.
  • Elegan dan Simbolis: Material ini melambangkan kemurnian dan komitmen yang tak akan goyah. Pengemasannya pun bisa dibuat cantik melalui desain mahar logam mulia yang aesthetic.
  • Pilihan Berat Beragam: Mulai dari 0,5 gram hingga puluhan gram, semua bisa kamu sesuaikan dengan anggaran tetapi tidak akan mengurangi maknanya.
  • Minim Keputusan Desain: Berbeda dari perhiasan yang perlu kamu pilih-pilih modelnya, emas murni lebih sederhana. Cukup cek kadar dan sertifikatnya.

Jadi, gabungan aspek makna dan kepraktisan itulah yang menjadikan emas murni kian populer sebagai mahar pernikahan.

Mahar Logam Mulia atau Perhiasan?

Mahar Logam Mulia atau Perhiasan

Dalam menyiapkan mahar, mayoritas pasangan mempertimbangkan dua opsi utama, yakni perhiasan atau emas batangan. 

Nah, berikut perbandingan objektif dari Kak Win yang bisa membantu:

1. Perhiasan

  • Kelebihan: Bisa langsung dipakai, mengandung nilai estetika, serta bersifat personal karena mencerminkan gaya pasangan.
  • Kekurangan: Nilai jual kembali sangat terpengaruh model, kondisi fisik, kelengkapan surat-surat, dan ongkos pembuatannya.

2. Emas Batangan

  • Kelebihan: Nilainya cenderung stabil dan mudah kamu perjual belikan kapan saja.
  • Kekurangan: Tidak bisa dikenakan sebagai aksesori sehingga nilai estetikanya terbatas.

Mana yang Lebih Baik?

Keduanya sah dan sama-sama bernilai. Jadi, pilihannya kembali pada kebutuhan dan preferensi pasangan. Tak sedikit calon pengantin kini menggabungkan keduanya. Misalnya, emas batangan untuk aspek investasi dan perhiasan sebagai simbol cinta.

Kamu bisa mencari aneka contoh mahar logam mulia untuk menentukan kombinasi terbaik.

Tips Beli Logam Mulia untuk Mahar

Beli Logam Mulia untuk Mahar

Kamu bisa menjadikan beberapa tips ini sebagai panduan dalam membeli emas murni untuk mahar dengan aman dan sesuai tujuan:

1. Pilih Brand yang Reputable

Pertama, pilih hanya brand yang memberikan sertifikat resmi, seperti ANTAM, UBS, atau produk bersertifikasi internasional. Sertifikat ini menjamin keaslian dan kadar emas, sekaligus memudahkan buyback. Yang terpenting, hindari membeli tanpa sertifikat karena berisiko tinggi terhadap pemalsuan.

2. Tentukan Berat Berdasarkan Makna dan Bujet

Kedua, sesuaikan berat dengan anggaran dan makna simbolis. Umumnya, pasangan memilih 1-10 gram untuk mahar sederhana, sedangkan 10-25 gram bagi yang menginginkan sentuhan ekstra.

Tetapi sebetulnya yang penting bukan besarannya, melainkan kesesuaian dengan kondisi dan pesan yang ingin kamu wujudkan melalui mahar tersebut.

3. Cek Tahun Produk dan Kemasan Antirusak

Ketiga, cek tahun produksi serta kondisi kemasan. Kemasan baru sudah lengkap dengan fitur keamanan yang kuat, sehingga tidak rentan pemalsuan. Tampilannya pun lebih rapi ketika kamu serahkan dalam acara akad.

4. Pertimbangkan Paket Mahar Siap Pajang

Terakhir, pertimbangkan paket mahar siap pajang. Display box berbahan akrilik atau kayu bisa kamu pilih karena memberikan kesan rapi dan modern. Selain aesthetic, keamanan item di dalamnya pun terjaga.

Pada akhirnya, kehadiran mahar logam mulia menjadikan momen akad nikah kian bermakna sebagai simbol cinta yang sah, modern, dan bernilai jangka panjang. Inilah mahar yang ideal bagi pasangan yang membutuhkan mahar sekaligus aset investasi.

Ingin sentuhan personal? Padukan dengan cincin custom dari Winata Jewelry supaya momen akad makin spesial!