Konsultasikan Cincin Impianmu!

Mahar atau maskawin dengan seperangkat alat sholat sudah menjadi hal yang sangat wajar di Indonesia. Kalaupun tidak dijadikan sebagai mahar, bisa jadi seperangkat alat sholat itu masuk ke dalam bagian seserahan. Artinya, seperangkat alat sholat adalah hal yang tidak bisa dipisahkan dari ritual pernikahan khususnya di Indonesia.

Namun tahukah kamu bahwa ada tanggung-jawab yang besar di balik penyerahan seperangkat alat sholat kepada calon istri di hari pernikahanmu? Terutama seperangkat alat sholat yang melibatkan mushaf Al-Quran di dalamnya. Ingin tahu apa saja? Simak artikel ini sampai habis yuk Winners.

Sebagai symbol bahwa Suami siap membimbing Istri dalam keagamaan

Mahar

Di balik kesederhanaan simbol seperangkat alat sholat, ternyata maknanya bukan cuma memberikan pakaian dan tempat yang layak untuk beribadah. Namun ada tanggung jawab besar di baliknya. Yaitu wujud seorang suami yang siap mengajari dan menuntun istrinya dalam hal agama. Selain itu, memastikan agar keluarga selalu dalam jalan yang lurus untuk menuju ke jannah-Nya.

Al-Quran melambangkan bahwa Suami siap mengajari bacaan dan pemahaman seorang Istri

Mahar

Inilah yang paling berat di antara semua jenis mahar seperangkat alat sholat, yaitu kitab suci Al-quran. Maknanya adalah, sebagai suami diharuskan untuk menuntun dan membimbing bacaan Al-quran si istri sampai bisa. Jadi kalau istrimu masih belum lancar bacaannya, maka tugas suami untuk membimbingnya. Nggak cuma bacaan, tapi pemahaman ayat-ayatnya juga menjadi bagian tanggung jawab.

Karena besarnya tanggung jawab yang harus dipikul suami inilah, banyak pasangan yang tidak melibatkan kitab Al-quran dalam seperangkat alat sholat. Jadi hanya mukena, sajadah, dan tasbih saja.

Mukena adalah simbol bahwa Suami harus senantiasa mengingatkan sholat seorang Istri

Mahar

Sholat merupakan bagian penting dalam ritual ibadah umat Islam. Bahkan diperintahkan untuk melakukannya lima kali sehari. Memberikan mahar mukena sebagai pakaian sholat berarti sang suami akan senantiasa mengingatkan dan membimbing sholat si istri. Kalau bisa jangan sampai membiarkan istri meninggalkan sholat. Inilah saat dimana seorang calon suami berpikir ulang.

Tasbih bermakna bahwa seorang Suami harus selalu mengingatkan istri untuk berdzikir

Berdzikir (mengingat Tuhan dalam doa) menjadi salah satu wujud tanggung jawab seorang suami kepada istri atau keluarganya. Memberikan barang berupa tasbih bermakna si calon suami akan menjamin dan memimpin istri dan keluarga untuk selalu mengingat Tuhan. Ingat, keluargamu nantinya adalah follower atau orang yang kamu pimpin. Memberikan tasbih artinya kamu akan memastikan kemaslahatan keluargamu.

Sajadah bermakna ajakan untuk bersujud kepada Allah dan bentuk tanggung jawab suami untuk menyediakan tempat ibadah yang layak

Seorang suami wajib memberikan nafkah ke istri, baik lahir maupun batin. Nafkah lahir bisa dalam bentuk pakaian, tempat tinggal dan makanan. Salah satu yang disimbolkan dalam sajadah adalah tempat tinggal alias tempat ibadah. Sajadah adalah alas sholat, artinya si calon suami akan memberikan tempat yang layak bagi istri untuk beribadah.