Konsultasikan Cincin Impianmu!

Perak adalah logam transisi lunak, sangat elastis, berwarna putih terang, berkilau dan dapat dipoles. Dalam tabel periodik, logam ini memiliki lambang Ag dengan nomor atom 47. Bahan ini sering digunakan dalam bidang industry stop kontak, konduktor listri, cermin khusus, pelapis jendela, katalis reaksi kimia dan perhiasan. Perak sterling (stempel 925) lebih keras dari pada perak murni, serta memiliki titik lebur yang lebih rendah yaitu sekitar 893 0C dari pada perak murni. Winata Jewelry memproduksi cincin perak dengan kadar 92.5% atau 925, karena bersifat lebih keras dari pada perak murni.

Sebagai bahan yang sering digunakan untuk perhiasan tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan dan kekurangan ini perlu diketahui terlebih dahulu untuk pasangan yang ingin memilih cincin nikah, untuk menjadi bahan pertimbangan. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan bahan ini sebagai perhiasan:

Kelebihan Perak:

  • Mudah dibentuk

Bahan ini merupakan logam yang mudah diubah bentuknya menjadi bentuk apapun. Perak juga bahan yang bagus untuk diberikan tekstur. Jika ingin membuat cincin pernikahan yang memiliki bentuk atau tekstur yang rumit, maka bahan ini adalah pilihan yang tepat.

  • Harganya Terjangkau

Harga bahan ini relatif lebih stabil dan murah, dibandingkan dengan logam mulia lainnya seperti emas. Karena harganya yang terjangkau, bahan ini menjadi solusi bagi calon pengantin yang memiliki keterbatasan budget.

  • Bisa digunakan oleh Pria Muslim

Mungkin beberapa pria muslim menghindari larangan menggunakan emas. Oleh sebab itu, menggunkan bahan ini untuk cincin nikah bisa dijadikan solusi. Karena tidak ada larangan pria menggunakan perak.

Kekurangan Perak :

  • Daya Tahan Tidak Lama

Perak adalah logam yang memiliki sifat lunak, mudah berubah bentuk dan gampang tergores. Jika Anda seseorang yang memiliki pekerjaan atau kegiatan yang akan memberikan banyak tekanan pada cincin, tidak kami sarankan untuk menggunakan bahan ini. Lebih baik, Anda mencari cincin kawin dengan logam yang lebih kuat, misalnya emas putih atau platinum. bahan ini juga mempunyai  sifat mudah terkorosi dan teroksidasi lebih cepat dibandingkan logam mulia lainnya.

  • Cara Perawatannya Rumit

Sifat yang mudah memudar ini, membuat orang yang memakainya harus lebih rajin dalam cara merawatnya agar tetap awet. Cara merawatnya seperti tidak dianjurkan memakai cincin saat terkena air, membersihkan rumah dan memakai body lotion.

  • Lapisan Akhir Mudah Hilang

Biasanya akan cocok diberikan lapisan akhir untuk memperindah bentuk cincin. Tetapi lapisan akhir ini tidaklah bertahan lama, terutama jika menggunakan cincin kawin Anda setiap hari dan sering tergores dengan benda lain yang lebih keras. Goresan tersebut akan menghilangkan lapisan akhir cincin Anda dan meninggalkan bekas.